Latest News

Gangguan Kepribadaian Histrionik, Si Lebay yang Membutuhkan Perhatian


Gangguan kepribadian lainnya yang masuk ke dalam gangguan kepribadaian yang sifatnya menganggu adalah mereka yang memiliki gangguan kepribadaian histrionic. Gangguan kepribadian histrionic ini bisa dibilang mengganggu karena mereka yang memilkinya cenderung lebay dan berlebihan dalam melakukan sesuatu, dan sanga mengganggu kenyamanan orang lain. histrionic merupakan gangguan kepribadian yang cenderung sangat membutuhkan perhatian. Berbeda dengan gangguan kepribadian dependent yang sangat tergantung dengan orang lain, mereka yang memilki gangguan kepribadian histrionic sangat ingin dilihat dan menjadi pusat perhatian.

Kriteria diagnostic dari gangguan kepribadaian histrionic

Ada 8 kriteria diagnostic dari gangguan kepribadaian histrionic ini. berikut ini adalah ke – 8 kriteria diagnostic dari gangguan kepribadaian histrionic :

1. Tidak merasa nyaman berada di dalam situasi diaman dia tidak menjadi pusat perhatian
2. Interaksi dengan orang lain yang sering ditambahkan dengan godaan seksual, ataupun perilaku yang provokatif
3. Menunjukkan pergeseran emosi yang cepat
4. Secara terus menerus menggunakan penampilan fisiknya untuk menarik perhatian kepada dirinya
5. Memiliki gaya bicara yang impresionistik dan tidak terperinci
6. Dramatisasi diri, teatrikal, serta ekspresi emosi yang berlebihan
7. Mudah dipengaruhi dan juga disugesti oleh situasi ataupun orang lain
8. Menganggap hubungan yang terjalin jauh lebih intim dibandingkan kondisi sebenarnya.

Paling tidak, mereka yang memiliki gangguan kepribadian histrionic ini memenuhi 5 atau lebih kriteria diagnostic yang ada.

Bedakan antara gangguan kepribadian histrionic dan juga narcissistic.

Ketika anda melihat kriteria yang disebutkan, maka mungkin anda mengira gangguan kepribadaian histrionic sama dengan gangguan kepribadaian narcissistic. Namun demikian, keduanya memiliki perbedaan yang signifikan. gangguan kepribadian histrionic murni dilakukan supaya dirinya menjadi pusat perhatian, dan ingin mendapatkan perhatian secara berlebihan. Sedangkan untuk perilaku narcissistic, lebih terfokus pada bagaiamana individu sudah mencapai sesuatu, sehingga ingin agar hasil kerjanya diakui oleh orang lain bagaimanapun caranya.

Itulah perbedaan antara gangguan kepribadaian histrionic dan juga narcissistic. Meskipun secara umum, orang – orang biasa akan memandang mereka yang memiliki gangguan kepribadian histrionic dan juga narcissistic adalah sama – sama menyebalkan, karena perilakunya yang mengganggu dan juga berlebihan, namun motif utama dari kedua gangguan kepribadaian ini berbeda.

Bagaimana orang – orang melihat mereka yang memiliki gangguan kepribadaian histrionic?

Secara umum, memang orang yang mengalami gangguan kepribadaian histrionic ini sangat menyebalkan, dan annoying alias mengganggu. Selain itu, ada beberapa hal lainnya yang sering dilihat orang lain mengenai perilaku histrionic, yaitu :

1. Sering berbicara dengan nada – nada yang sengaja ditinggikan, supaya didengar oleh orang lain
2. Nyentrik, dan berbapakain mencolok, misalnya saja menggunakan berlian sebagai perhiasan dalam setting acara non formal
3. Gaya bicara yang dibuat – buat, sok menggunakan logat bule misalnya.
4. Suka menciptakan singkatan – singkatan yang aneh – aneh dan hanya dia yang mengerti
5. Ketika berada pada situasi sosial yang penuh rasa humor, biasanya tertawa mereka sangat keras dan juga kencang agar bisa terlihat orang lain
6. Sering mondar mandir di tempat yang ramai, hanya agar ingin dilihat
7. Cara berjalan yang dibuat – buat, sok anggun, sok ganteng, dan sangat memperhatikan gaya atau style nya.

Bagaiamana gangguan kepribadaian histrionic ini dapat terbentuk?

Saat ini, masih sedikit literature yang menyatakan penyebab pasti dari munculnya gangguan histrionic ini. beberapa penelitian menyebutkan bahwa penggunaan alcohol dan juga gangguan somatisasi juga memiliki kaitan erat dengan gangguan kepribadaian histrionic. Selain itu, kemungkinan masa kecil yang kurang diperhatikan, ataupun yang terlalu diperhatikan juga dapat menjadi penyebab munculnya gangguan kepribadaian histrionic ini.

Salah satu hal yang dapat membantu mereka yang memiliki gangguan kepribadaian histrionic ini adalah penggambaran mengenai inner feeling. Mereka yang memiliki gangguan kepribadaian histrionic dinilai belum tau dan tidak mampu untuk mengidentifikasi perasaan mereka yagn sesungguhnya. Terapi mengenai penungkapan diri, emosi dan juga perasaan dapat dilakukan untuk membantu mereka dalam menemukan diri mereka yang sebenarnya tanpa perlu melakukan hal – hal yang lebay seperti itu.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Dunia Psikologi dan Fenomena Sekitar Designed by Templateism.com Copyright © 2014

Gambar tema oleh Goldmund. Diberdayakan oleh Blogger.