Latest News

Untuk Menjaga Kondisi Psikologi Pasca Di-PHK, Lakukanlah Hal Berikut




Banyaknya orang yang melamar pekerjaan tidak sebanding dengan jumlah lapangan kerja yang ada. Lantas apa yang dilakukan oleh pemilik lahan usaha ? Mencari tenaga kerja yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan pekerjaan. Tentu saja saingan yang ada cukup berat. Bahkan si pemilik usaha tidak segan-segan memecat para pekerjanya jika tidak mampu melakukan pekerjaan dengan benar.

Saat anda dipecat inilah, kesempatan karir anda seolah hilang. Beberapa kebiasaan aktivitas yang kerap anda lakukan tentu akan berbeda. Dimana kondisi Anda sudah tidak sesibuk dulu, sudah tidak pulang pergi ke kantor dengan keadaan lelah, sudah tidak memiliki beban pekerjaan lagi. Namun, justru orang yang dipecat inilah yang malah stres bahkan sebagaian ada yang sampai pada tingkat depresi. 

Kehilangan pekerjaan berarti sama dengan kehilangan mata pencaharian, kehormatan, harga diri, penghasilan, produktivitas, kesempatan peningkatan karir, dan lain sebagainya. 

Menurut penuturan seorang psikolog dari RS Bunda Jakarta, Harucha Aly, LPC mengatakan bahwasanya pada umumnya orang yang mengalami masalah pemecatan tenaga kerja akan memiliki reaksi emosional yang hampir serupa. Yaitu coping mechanism dan muncul reaksi emosional.

2 Jenis reaksi ini juga sekaligus akan menuntun anda bagaimana seharusnya Anda dalam menghadapi kondisi pasca pemecatan

1.       Coping mechanism

Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi rasa kecewa, sakit hati, sedih, sampai cemas adalah dengan melakukan strategi koping atau coping mechanism. Tujuannya adalah merendahkan level kecemasan yang dirasakan saat mengalami masa berat. Hal ini dapat menyebabkan individu yang dipecat dari pekerjaan lebih mudah melakukan adaptasi. Cara yang bisa dilakukan adalah dengan menganggap bahwa pemecatan ini menjadi hal terbaik baginya. 

2.       Reaksi emosional

Cara kedua yang bisa dilakukan untuk mengatasi kecemasan karena proses pemecatan adalah dengan melakukan reaksi emosional. Sebab, kebanyakan orang seperti ini kestabilan emosi dalam keadaan labil bahkan beresiko membahayakan dirinya sendiri. Hal ini bisa diredamkan dengan beberapa cara. Misalnya :

-          Menenangkan diri

Paling wajib yang ada lakukan saat merasa keadaan emosional anda terganggu adalah menenangkan diri. Bisa pergi ke tempat yang sejuk dan nyaman, atau berdiam di kamar untuk menetralkan emosi anda. Cara yang efektif adalah melakukan ibadah.

-          Beradaptasi dengan keadaan yang baru

Kegiatan yang anda lakukan saat masih bekerja dan sekarang sudah dipecat tentu berbeda. Cara yang paling efektif untuk meredakan emosi adalah berusahalah berdamai dengan takdir. Terimalah diri anda yang sekarang dan cobalah untuk menyesuaikan dengan kebiasaan anda yang baru. 

-          Membenahi diri

Selain melakukan hal – hal yang baru, anda juga bisa belajar untuk melihat kelebihan dan kekuranganmu. Coba perbaiki kelemahanmu dan maksimalkan potensimu. Jika kamu adalah orang yang tidak disiplin, maka mulailah untuk lebih menghargai waktu. Jika kamu adalah orang yang mudah lelah, maka perbaiki dengan banyak olah raga.

-          Cobalah menemukan hal baru

Pada dasarnya seseorang akan merasa bosan dengan apa yang biasa ia lakukan. Oleh sebab itu, mulai sekarang anda carilah sesuatu yang baru. Menurut anda hal tersebut sangat menggelitik dan ingin digeluti. Siapa sangka bidang yang anda tekuni bisa bermanfaat dan baik untuk anda kedepannya.

-          Lakukan hal – hal yang belum sempat kamu lakukan

Saat anda sudah di PHK, otomatis sebagian besar waktu anda adalah luang. Hal ini juga berarti baik bagi anda. Sebab anda bisa melakukan beberapa hal yang dahulunya tidak bisa dikerjakan, dan sekarang bisa dikerjakan. Manfaatkan kesempatan seperti ini.

Beberapa pemaparan di atas juga dapat anda sempurnakan dengan melakukan afirmasi positif pada diri sendiri. yakinlah bahwa saat anda di pecat, justru hal itu adalah skema nasib anda yang sebenarnya telah mengarah pada kondisi yang lebih baik dan sejahtera. Barengi pula afirmasi positif tersebut dengan berusaha keras dan bekerja cerdas dalam berusaha mencari rezeki sebagai sumber penghasilan lagi. Dan jangan lupa untuk tetap menjaga kondisi psikologis anda pasca Di-PHK.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Dunia Psikologi dan Fenomena Sekitar Designed by Templateism.com Copyright © 2014

Gambar tema oleh Goldmund. Diberdayakan oleh Blogger.