Dampak Dan Akibat Apabila Anak Di Sekolahkan Terlalu Dini - Dunia Psikologi dan Fenomena Sekitar

Latest News

Dampak Dan Akibat Apabila Anak Di Sekolahkan Terlalu Dini

Segala sesuatu yang dipaksakan akan membuahkan hasil yang tidak baik. Bahkan memaksa nilai kebaikan yang kita yakini belum tentu baik bagi orang lain. Karena standar kebaikan antara satu orang dengan orang yang lainnya berbeda.

Sebagai orang tua kita selalu menginginkan anak kita menjadi terlihat hebat lantaran agar dapat meneruskan ataupun bahkan menjadi lebih hebat profesi maupun cita-cita yang kita impikan. Akhirnya karena kita tak mampu untuk mencapainya suatu saat kita bercita-cita agar ada penerus kita yang dapat mencapainya.

Segala hal akhirnya kita lakukan, anak yang sebenarnya masih dalam taraf bermain dan mendapatkan kasih sayang langsung dari kedua orang tuanya di les kan ini itu. Bahkan umur yang seharusnya masih dalam taraf sekolah dini, langsung di masukan ke dalam sekolah dasar.

Pagi sekolah, siang les bahasa inggris, sore les matematika, malam mengerjakan PR. Terus menerus hal itu di lakukan. Hay bunda, apakah apa yang kita lakukan tersebut sudah benar? coba deh perhatikan anak, apakah ia menyenanginya ataukah justru rutinitas seperti itu di usianya yang masih dini membuatnya menjadi bosan dan merasa terkekang.

Karena apabila ia merasa terkekang, akan ada dampak bahaya yang ditinggalkan. Misalnya saja anak akan menjadi bosan, stres, membangkang, hingga menjadi anak yang kesulitan untuk bergaul dengan orang sekitarnya.

Kesulitan bergaul di lingkungan sekitarnya lantaran, kondisi usia anak yang belum tentu bisa masuk ke dalam dunia orang yang lebih dewasa daripadanya. Jangan hanya karena sebuah percakapan antar ibu komplek menjadikan buta dan teropsesi dan melampiaskan pada anak. "Eh jeng, anak ku sudah pinter matematika lho, eh mba sukiem, anak si nganu hebat bener umur 5 tahun sudah bisa berhitung algoritma. Sedep bu ibu."

Jika hal tersebut tidak di perhatikan dengan baik, maka tunggulah sebuah penyesalan yang akan menimpa anda sebagai seorang ibu, lantaran melihat kondisi anak yang tidak sesuai di masa yang akan datang. Bisa jadi anak yang anda paksa saat di usia dini untuk bersekolah secara formal, anda sita waktunya untuk les ini itu, membuatnya menjadi seorang anak yang pembangkang. Jangan menyesal apabila anak yang anda harapkan untuk dapat menjadi hebat di bandingkan anak-anak sekitar komplek tempat tinggal anda justru menjadi anak yang loyo perkembangan berfikirnya, karena sudah overload dengan materi yang belum waktunya ia dapatkan.

Semoga kita dapat menjadi orang tua yang cerdas yang tidak egois dalam pengasuhan anak. Karena kesalahan dalam pengasuhan akan membuat seorang anak menuju kehancuran perlahan untuk jangka waktu panjang.

(Muhamad fadhol Tamimy)

No comments:

Post a Comment

Dunia Psikologi dan Fenomena Sekitar Designed by Templateism.com Copyright © 2014

Theme images by Goldmund. Powered by Blogger.